Profil dan Sejarah Masjid Ulul Azmi

Masjid Ulul Azmi merupakan masjid terbesar yang dimiliki oleh Universitas Airlangga. Masjid ini merupakan masjid kedua yang dimiliki oleh Universitas Airlangga, setelah masjid Nuruzzaman yang dibangun di area kampus B Universitas Airlangga. Masjid ini terletak di area kampus C Universitas Airlangga, tepatnya di depan kantor manajemen Universitas Airlangga, Mulyorejo Surabaya.
Masjid ini merupakan persembahan Alumni Universitas Airlangga sebagai bukti cinta para alumni bagi almamater agar masjid tersebut digunakan civitas dan masyarakat luas sebagai tempat ibadah. Awal pembangunan masjid ini, dimulai dari ide yang disampaikan oleh Rektor Unair periode 2006-2015, yaitu Prof. Dr. H. Fasich, Apt.,. Kemudian beliau mengkomunikasikan ide tersebut dengan Ketua Umum IKA-UNAIR dan Gubernur Jawa Timur.
Masjid ini dibangun pada tahun 2014, dengan pemancangan tiang pertama pada tanggal 31 Desember 2014. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, bersama ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga, Rektor Universitas Airlangga, dan ketua panitia pembangunan masjid unair. Pendanaan dalam pembangunan masjid ini berasal dari donasi para alumni unair, baik pribadi maupun alumni angkatan, serta donasi dari pihak luar karyawan UNAIR dan masyarakat umum. Pembangunan masjid ini rampung setelah 17 bulan pengerjaan. Dana yang dihabiskan untuk membangun masjid ini ialah 17 miliar. Masjid ini diresmikan penggunaanya oleh Ke’tua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNAIR Prof. Dr. Muhammad Hatta Ali, SH., MH. dengan didampingi Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo, SH., M.Hum., Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh Nasih, SE., MT., Ak., MCA., penggagas awal masjid Prof. Dr. H. Fasich, Apt., dan Pimpro Drs. Ec. Haryanto Basyuni pada hari jumat tanggal 27 Mei 2016. Setelah peresmian tersebut, masjid ini digunakan untuk ibadah sholat jumat untuk pertama kalinya dengan khatib Ustadz Drs. H. Taufik AB. Peresmian yang bertepatan dengan bulan ramadhan, sehingga masjid ulul azmi sudah bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan ibadah-ibadah di bulan suci ramadhan seperti shalat tarawih dan i’tikaf. Harapan dalam pembangunan masjid ini, selain sebagai tempat ibadah, juga menjadi pusat kajian dan kegiatan intelektual muslim. Sehingga universitas Airlangga bisa melahirkan sarjana-sarjana, yang bukan hanya cerdas , namun juga memiliki ketaqwaan yang tinggi.
Masjid ini terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama terdiri dari tempat wudhu laki-laki/ ikhwan dan perempuan/ akhwat dan aula bawah. Aula bawah ini biasa digunakan sebagai tempat kajian rutin remaja masjid Ulul azmi dan pertemuan pertemuan penting yang biasa diselenggarakan di masjid Ulul Azmi. Lantai kedua merupakan ruang utama masjid yang difungsikan untuk sholat bagi jamaah laki-laki / ikhwan. Samping ruang utama masjid terdapat serambi yang biasa di fungsikan untuk kegiatan keagamaan lainnya. Lantai ketiga merupakan tempat sholat bagi jamaah perempuan/ akhwat.